Sejarah Singkat Kebun Talunsantosa

Perkebunan Talunsantosa didirikan pada tahun 1899 oleh Administratur . Sebelumnya hutan belukar yang pertama dibuka oleh Afdeling Cisabuk blok A yang sekarang disebut Lebak yang kemudian mengalami perkembangan diantaranya :
 Pemilik pertama di kelola oleh perusahaan dengan nama “WATERING LOEBER ASAM TEA ONDERNEMING“.
 Tahun 1895 pembukaan Perkebunan Talun dan Perkebunan Santosa secara bertahap s/d tahun 1900.
 Tahun 1901 mulai penanaman bibit teh yang ditanam adalah lelon biji yang didatangkan dari perkebunan gambung.
 Tahun 1905 mulai pelaksanan pembuatan jalan – jalan , pabrik darurat, Gedung Administratur gedung employe kebun Afdeling Cisabuk yang terdiri dari perumahan karyawan – karyawan.
 Tahun 1907 tanaman teh sebagian besar sudah mulai panen atau dipetik dan pabrikpun sudah mulai bisa berjalan meskipun kesempurnaan bangunan sebagian besar terdiri dari kayu – kayu hasil penebangan.
 Tahun 1907 pabrik – pabrik mengalami kebakaran
 Tahun1913 pabrik didirikan lagi dengan memperluas ruang layanan , Produksi dan mulai meningkat.
 Areal – areal mulai di buka yaitu :
– Tanaman T eh : 320 Ha
– Tanaman Kina : 88 Ha
408 Ha
 Tahun 1920 Pembuatan atau pemasangan turbin tenaga listrik atau kincir dilokasi hutan Cibutarua daerah Lebak.
 Tahun 1942 –1945 Jepang menguasai perkebunan Santosa , penguasa jepang perkebunan menjin kepada Nankoku Kabus Kiki Kaisha. Tanaman Teh banyak yang diganti dengan tanaman sepeti ubi, jagung dan lain –lain.
 Tahun 1945 perkebunan santosa menjadi pusat kantor kantor terutama kantor kabupaten Bandung dengan Bupatinya R. Suryo Saputra beserta pejabat lainnya.
 Tahun 1947 –1950 masa belanda ke 2 pada awal oktober 1947 orang Belanda datang menguasai lagi perkebunan dan menginduk My Watering and laber.
 Tahun 1950 –1955 Administratur Perkebunan Santosa yang pada waktu itu Horders ( orang Belanda ) mengadakan perbaikan pembangunan Pabrik serta bangunannya , sehingga pabrik bisa berjalan kembali.
 Tahun 1968 Pimpinan Administratur telah dijabat oleh Indonesia dengan jumlah karyawan tiap tahun bertambah.
 Tahun 1968 –1971 pusat Induk perkebunan Santosa diubah dari PPN menjadi Aneka Taman PPN XIII dengan dasar sebagai berikut :
 Peraturan Pemerintah No .12 Tahun 1971 tanggal 14 Mei 1971
 Peraturan Pemerintah No .14 Tahun 1971 Tanggal 30 Mei 1971
 Akte notaris lumbang Tobing No.88 Tahun 1971 tanggal 30 Mei 1971 PTP VIII resmi berdiri dan dilantik pada saat itu direksi PT.Perkebunan yang dilantik pada awal itu .
 Tahun 1942 –1944 dijabat oleh WR.Willo ( Belanda )
 Tahun 1944-1945 masa penjajahan jepang dipimpin oleh oleh orang jepang Narana ,Santoh,Shotema.
 Tahun 1945-1947 setela jepang meninggalkan perkebunan maka pimpinan oleh orang Indonesia yang bernama Nata Atmaja.
 Tahun 1947 – 1955 masa kedudukan Belanda ke 2 dipimpin oleh orang Belanda yang bernama Hodres.
 Tahun 1961 – 1974 Administratur Perkebuana Santosa dijabat Oleh M.Ahmad Atmaja.
 Tahun 1969 – 1974 dijabat oleh RD.D.Jauhari
 Tahun 1975 – 1979 RD Jauhari diganti oleh Ir.Sugiat.
Direksi yang dilantik pada awal itu adalah :
a. Direktur Utama : Kurnadi Syarif Iskandar
b.Direksi Komersil : M.Soelardi Hadi Saputra
c.Direksi Produksi : R.Panji Nata Dikota

Tanggal 15 April 1983 Perkebunan Kina Cikembang digabung di Perkebunan Santosa dengan sebutan Perkebunan Santosa , sedangkan Cikembang dan Arjasari Menjadi Afdeling Cikembang.

 Tahun 1993 Perkebunan Talun digabung dengan Perkebunan Santosa.
 Tahun 1993 diubah menjadi Perkebunan Talunsantosa.
 Bulan Juni 2009 Afdeling Cikembang (Komiditi Kina) dipisahkan dari Kebun Talunsantosa dan bergabung ke Kebun Bukittunggul.
 Bulan Juni 2012 Afdeling Cikembang (Aneka Tanaman) bergabung kembali dengan Perkebunan Talunsantosa

 Bulan Juni 2012 Afdeling Cikembang (Aneka Tanaman) bergabung kembali dengan Perkebunan Talunsantosa

Beberapa surat Keputusan Direksi PTP XIII No.DDLI / 89/1987 tanggal : 11 April 1983. Pada masa peralihan Administratur Perkebunan Santosa dari Sejak Belanda ke 2 sampai sekarang, sebagai pejabat yang pertama kali tahun 1901 / 1955 adalah sebaga berikut :
• Administratur : Shao Irin ( Belanda )
• Kepala Pabrik : De Brop ( Belanda )
• Mandor Besar : Abi Yasan ( Indonesia )
• Juru Tulis : Angga Wira ( Indonesia )
Pada Masa Pembentukan kepala pengusaha Belanda :
– Tahun 1979 – 1983 Administratur dijabat oleh Kosasih Djenar.
– Tahun 1982 – 1986 diganti oleh M.E.Ahmad.
– Tahun 1983 – 1986 Maret – Mei 1989 adalah Kosasih Djenar sebagai Administratur Perkebunan Santosa
– Tahun 1986 Bulan Juni – Agustus adalah E.D.Diharja
– Bulan Juni – Agustus 1990 adalah S.Suryawidjaya.
– Pada tanggal 1 Januari 1993 Perkebunan Santosa digabung dengan perkebunan Talun sehingga menjadi Perkebunan Talunsantosa dijabat oleh H.Fadjar Gandamana KN. Sebagai Administratur.
Perkebunan Talunsantosa disingkat menjadi TALSAN ,berdasarkan SK Mentri C II /1693 / 1992.
– Tahun 1997 – 2000 Administratur Perkebunan Talunsantosa dijabat oleh H.Nandang Sudirman.Ir
– Tahun 2001 – Agustus 2003 Talunsantosa dijabat oleh H.Herry Budiawan, Ir . MM.
– 1 September 2003 – 31 Januari 2006 Perkebunan Talunsantosa Oleh H.Hudaya, Ir.
– 01 Pebruari 2006 – 30 Maret 2009 Administratur Kebun Talunsantosa Oleh H. Bambang Murtioso, Ir.
– 1 April 2009 – 28 Pebruari 2011 Administrtur Kebun Talunsantosa Oleh Dede Kusdiman, Ir.
– 1 Maret 2011 – 30 Agustus 2012 Administrtur Kebun Talunsantosa Oleh Haryusdianto Eka Putra, Ir.
– 1 September 2012 – 30 Maret 2013 Administrtur Kebun Talunsantosa Oleh Hendra Mardiana, Ir.
– 1 April 2013 Administrtur Kebun Talunsantosa Oleh Wawan Purnawarman, Ir. dst…

Kondisi Kebun Talunsantosa

Keadaan topografi perkebunan Talunsantosa pada umumnya berbukit dengan ketinggian dari permukaan laut 1.150 s/d 1.650 meter.
Jenis tanah Andosol dengan Ph tanah 6-6,8.
Temperatur rata-rata 20o.
Kelembaban rata-rata pertahun 92 % dengan curah hujan rata-rata pertahun mencapai 2.850 mm.

SERTIFIKAT TALSAN

 SNI (Standar Nasional Indonesia – Indonesian National Standard) diterapkan sejak tahun 1997
 ISO 9001 : 2000 (Sistem Manajemen Mutu—Quality Management System) diterapkan sejak tahun 1999.
 Program Penerapan K3 (Occupational Health and Safety Programme) mulai diterapkan sejak tahun 2000
 HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) diterapkan sejak tahun 2005.
 ETP (Ethical Tea Partnership) diterapkan sejak tahun 2006.
 ISO 22000 : 2005 (Sistem Manajemen Keamanan Pangan– Food Safety Management System) diterapkan mulai tahun 2008.
 Sertifikat Rainforest Alliance

Perkebunan Tempo doeloe

MOTO KEBUN TALUNSANTOSA

Reduce : Mengurangi konsumsi material yang menimbulkan sampah. Hindari membeli barang dengan kemasan styrofoam.
o Reuse : Mengusahakan memakai barang yang dapat digunakan dalam jangka waktu panjang. Hindari penggunaan barang sekali pakai (disposable).
o Recycle : Menggunakan barang yang dapat didaur ulang dengan cara memisahkan sampah organik dan anorganik.
o Replace : Membiasakan menggunakan barang yang ramah lingkungan.

VISI & MISI PTP NUSANTARA VIII

Visi
Menjadi Perusahaan Agribisnis terkemuka dan terpercaya, mengutamakan kepuasan pelanggan dan kepedulian lingkungan dengan didukung oleh SDM yang profesional.

Misi
1. Menghasilkan produk bermutu dan ramah lingkungan yang dibutuhkan oleh pasar dan mempunyai nilai tambah tinggi;
2. Mengelola perusahaan dengan menerapkan Good Governance dan Strong Leadership, memosisikan sumber daya manusia sebagai mitra utama, serta mengedepankan kesejahteraan karyawan melalui kesehatan perusahaan;
3. Mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk dapat meraih peluang-peluang pengembangan bisnis, secara mandiri maupun bersama-sama mitra strategis;
4. Mengedepankan Corporate Sosial Responsibility (CSR) seiring dengan kemajuan perusahaan